RSS

Semikonduktor

10 Oct
Atom merupakan partikel terkecil dari suatu unsur. Atom tersusun oleh inti atom sebagai pusat dan elektron-elektron yang beredar mengelilingi inti. Bentuk atom tidak dapat diketahui secara pasti. Namun untuk memudahkannya dibuatlah beberapa permodelan atom diantaranya:
1.       Model Atom Thomson
Mengatakan bahwa atom terdiri atas materi bermuatan positif dan di permukaannya tersebar muatan negatif elektron.
2.       Model Atom Rutherford
Mengatakan bahwa atom terdiri atas inti atom yang bermuatan positif dan elektron yang beredar mengelilingi inti atom.
3.       Model atom Niels Bohr
Atom memiliki beberapa tingkat energi tertentu. Sementara elektron beredar mengelilingi inti dalam tingkatan energi tertentu tersebut tanpa menyerap atau memancarkan energi.
4.       Model Atom Modern / Model Atom Mekanika Kuantum
Mengatakan bahwa gelombang elektromagnetik dapat dipandang sebagai suatu gelombang dan suatu partikel
Niels Bohr mengidealkan atom sebagai sebuah inti yang dikelilingi oleh elektron-elektron yang mengorbit.  Dalam teori Bohr, lintasan edar elektron dalam atom disebut kulit-kulit atom. Dalam permodelannya kulit atom digambarkan sebagai suatu orbit yang berbentuk lingkaran. Lintasan ini diberi nama kulit K,L,M,N, dan seterusnya.
Inti atom memiliki muatan positif yang dapat menarik elektron. Elektron akan jatuh ke dalam inti atom jika seandainya tanpa gaya sentrifugal. Hal inilah yang menyebabkan semakin dekat elektron pada inti atom, semakin kuat pula tarikan inti atom terhadapnya sehingga semakin sulit untuk berpindah level.
Dalam teori semikonduktor juga dikenal istilah LEVEL ENERGI. Level Energi merupakan energi yang diperlukan untuk memindahkan elektron dari orbit yang lebih kecil ke orbit yang lebih besar. Mengapa diperlukan energi untuk memindahkan elektron ke orbit lain?
Kita harus mengingat kembali bahwa inti atom memiliki gaya tarik yang menarik elektron yang mengelilinginya. Untuk mengatasi gaya tarik ini, diperlukan energi.
Elektron akan dapat terangkat ke level yang lebih tinggi lagi jika ada energi luar seperti cahaya, panas, atau radiasi lain yang mengenai (membom) atom. Namun Elektron tersebut tidak akan bertahan lama dalam keadaan tersebut, elektron akan kembali jatuh ke level energi semula dan kembali memberikan energi yang diperolehnya ke dalam bentuk panas, cahaya, atau radiasi lain.

SemiKonduktor

Atom merupakan partikel terkecil dari suatu unsur. Atom tersusun oleh inti atom sebagai pusat dan elektron-elektron yang beredar mengelilingi inti. Bentuk atom tidak dapat diketahui secara pasti. Namun untuk memudahkannya dibuatlah beberapa permodelan atom diantaranya:
1.       Model Atom Thomson
Mengatakan bahwa atom terdiri atas materi bermuatan positif dan di permukaannya tersebar muatan negatif elektron.
2.       Model Atom Rutherford
Mengatakan bahwa atom terdiri atas inti atom yang bermuatan positif dan elektron yang beredar mengelilingi inti atom.
3.       Model atom Niels Bohr
Atom memiliki beberapa tingkat energi tertentu. Sementara elektron beredar mengelilingi inti dalam tingkatan energi tertentu tersebut tanpa menyerap atau memancarkan energi.
4.       Model Atom Modern / Model Atom Mekanika Kuantum
Mengatakan bahwa gelombang elektromagnetik dapat dipandang sebagai suatu gelombang dan suatu partikel
Niels Bohr mengidealkan atom sebagai sebuah inti yang dikelilingi oleh elektron-elektron yang mengorbit.  Dalam teori Bohr, lintasan edar elektron dalam atom disebut kulit-kulit atom. Dalam permodelannya kulit atom digambarkan sebagai suatu orbit yang berbentuk lingkaran. Lintasan ini diberi nama kulit K,L,M,N, dan seterusnya.
Inti atom memiliki muatan positif yang dapat menarik elektron. Elektron akan jatuh ke dalam inti atom jika seandainya tanpa gaya sentrifugal. Hal inilah yang menyebabkan semakin dekat elektron pada inti atom, semakin kuat pula tarikan inti atom terhadapnya sehingga semakin sulit untuk berpindah level.
Dalam teori semikonduktor juga dikenal istilah LEVEL ENERGI. Level Energi merupakan energi yang diperlukan untuk memindahkan elektron dari orbit yang lebih kecil ke orbit yang lebih besar. Mengapa diperlukan energi untuk memindahkan elektron ke orbit lain?
Kita harus mengingat kembali bahwa inti atom memiliki gaya tarik yang menarik elektron yang mengelilinginya. Untuk mengatasi gaya tarik ini, diperlukan energi.
Elektron akan dapat terangkat ke level yang lebih tinggi lagi jika ada energi luar seperti cahaya, panas, atau radiasi lain yang mengenai (membom) atom. Namun Elektron tersebut tidak akan bertahan lama dalam keadaan tersebut, elektron akan kembali jatuh ke level energi semula dan kembali memberikan energi yang diperolehnya ke dalam bentuk panas, cahaya, atau radiasi lain.
 
Leave a comment

Posted by on October 10, 2011 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: